Jumat, 30 September 2016

Tulisan Softskill Nurbani Hawa

TULISAN1_EKOPERASI_TUJUAN DAN FUNGSI KOPERASI

Pengertian Koperasi, Prinsip Koperasi, Landasan serta Tujuan, Fungsi dan Manfaat Koperasi

Berikut ini adalah pembahasan tentang koperasi yang meliputi pengertian koperasi, tujuan koperasi, fungsi koperasi, landasan koperasi, prinsip prinsip koperasi, manfaat koperasi, peran koperasi, undang undang koperasi, definisi koperasi, prinsip koperasi.

Pada masa pemerintahan Orde Baru kedudukan Koperasi makin kuat dengan disahkannya UU No. 12 Tahun 1992 tentang Berdirinya Departemen Koperasi, kemudian pada tahun 1992 disahkan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian sebagai penganti UU No. 12 Tahun 1967 yang mensejajarkan koperasi dengan PT, CV, Perusahaan Perseorangan, dan Firma sebagai badan usaha yang mandiri.
Pengertian Koperasi
Berdasarkan UU No. 25 Tahun 1992, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. 
Penjelasan dari pengertian koperasi tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Koperasi adalah badan usaha, artinya bahwa koperasi Indonesia juga seperti lembaga ekonomi lainnya yaitu boleh mengelola berbagai unit usaha.
  2. Beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi, artinya koperasi bukan kumpulan modal seperti badan usaha berbentuk PT, Firma maupun CV. Walaupun koperasi juga membutuhkan modal dalam upaya memperoleh keuntungan, tetapi kepentingan dan pelayanan kepada anggota harus diutamakan.
  3. Ekonomi rakyat, artinya orang-orang yang ekonominya lemah diharapkan menghimpun diri dalam wadah koperasi agar meningkat kesejahteraannya, sehingga tidak ketinggalan dengan yang kuat ekonominya.
  4. Asas kekeluargaan, artinya usaha kerja sama dijalin oleh rasa saling pengertian dan saling membantu di antara anggota dalam wadah organisasi yang dipimpin pengurus.

Secara umum pengertian koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum untuk menjalankan usaha bersama dengan cara bekerja sama secara kekeluargaan untuk mencapai kesejahteraan para anggotanya.
Prinsip-prinsip Koperasi Indonesia
Menurut UU No. 25 Tahun 1992, pasal 5 prinsip-prinsip koperasi Indonesia terdiri dari lima hal:
  1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.
  2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis.
  3. Pembagian sisa hasil usaha (SHU) dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.
  4. Pemberian balas jasa terbatas terhadap modal.
  5. Kemandirian.

Landasan dan Tujuan Koperasi
Adapun landasan dan tujuan koperasi adalah:
Landasan koperasi
  1. Landasan idiil adalah Pancasila.
  2. Landasan struktural adalah UUD 1945.
  3. Landasan mental adalah kesetiakawanan dan kesadaran pribadi.
Tujuan koperasi
Menurut Undang-Undang No. 25 tentang Perkoperasian bab II pasal 3, koperasi mempunyai tujuan:
  1. Memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya.
  2. Mensejahterakan dan mencapai kemakmuran masyarakat pada umumnya.
  3. Ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Kedudukan Koperasi dalam Perekonomian Indonesia
Telah dikemukakan bahwa ada tiga sektor ekonomi yang merupakan kekuatan dalam tata perekonomian nasional, yaitu koperasi, perusahaan negara, dan perusahaan swasta.

Dasar koperasi Indonesia pasal 33 ayat 1 UUD 1945 yang menyatakan “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”.

Dalam penjelasan pasal 33 antara lain dinyatakan bahwa kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan dan bukan kemakmuran orang seorang, serta bentuk perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi.

Dengan demikian penjelasan Pasal 33 UUD 1945 menempatkan koperasi sebagai salah satu sektor ekonomi dalam kedudukannya sebagai:
  1. Soko guru perekonomian nasional.
  2. Bagian integral tata perekonomian nasional.
  3. Peranan koperasi dalam kehidupan ekonomi bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, peranan koperasi sangatlah penting dalam menumbuhkan dan mengembangkan potensi ekonomi rakyat serta mewujudkan kehidupan demokrasi ekonomi yang mempunyai ciri-ciri, yaitu demokratis, kebersamaan, kekeluargaan, dan keterbukaan.
Fungsi dan Peran Koperasi
Dalam UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perekonomian pada Bab III Pasal 4, Fungsi dan Peran Koperasi adalah sebagai berikut.
  1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
  2. Berperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
  3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.
  4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Manfaat Koperasi
Manfaat koperasi yang dirasakan para anggotanya adalah:
  1. Memberikan kemudahan dan pelayanan yang baik kepada para anggotanya.
  2. Sarana pengembangan potensi dan kemampuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota.
  3. Meningkatkan kualitas kehidupan anggotanya.
  4. Memperkokoh perekonomian rakyat.

Agar manfaat koperasi dapat dirasakan oleh anggotanya, hendaknya pengurus mengupayakan agar koperasi memiliki tiga sehat, yaitu sehat organisasi, sehat usaha, dan sehat mental.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

ANALISIS : Pada artikel di atas saya akan menganalisis tentang koperasi. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Tujuan Koperasi Koperasi membantu meringankan Ekonomi rakyat, artinya orang-orang yang ekonominya lemah diharapkan menghimpun diri dalam wadah koperasi agar meningkat kesejahteraannya, sehingga tidak ketinggalan dengan yang kuat ekonominya. Dan Asas kekeluargaan, artinya usaha kerja sama dijalin oleh rasa saling pengertian dan saling membantu di antara anggota dalam wadah organisasi yang dipimpin pengurus. Dan ada juga Manfaat dari koperasi itu sendiri Pertama, koperasi meringankan beban masyarakat untuk menjalankan usaha, koperasi akan memberikan modal awal untuk membantu mempermudah membuka usaha. Kebanyakan masyarakat ke bawah ingin membuka usaha contohnya jual pakaian, warung kecil, alat rumah tangga, sembako, makanan, dll. Kedua, manfaat koperasi bisa juga untuk memperkokoh kebutuhan perekonomian masyarakat. Oleh sebab itu maka masyarakat yang ingin memulai bisnis atau usaha jangan ragu untuk mempercayai koperasi dari sekarang karena koperasi sangat membantu sekali meringankan kebutuhan masyarakat – masyarakat yang baru mau membuka usahanya.


Tugas Softskill Nurbani Hawa

TUGAS1_EKOPERASI_TEAMWORK

Pentingnya Komunikasi dalam Membangun   Kerjasama Tim


sumber : http://fgbmfi.web.id/2013-07-06-04-08-39/artikel/marketplace/2807-pentingnya-komunikasi-dalam-membangun-kerjasama-tim

   Dalam suatu organisasi atau perusahaan, untuk mencapai tujuan bersama diperlukan suatu kerja sama dari anggota-anggota yang ada di dalamnya. Pentingnya menjalin kerja sama dalam organisasi akan berdampak positif terhadap kinerja yang efektif. Salah satu hal yang mengawali lahirnya kerja sama adalah jalinan komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan hal terpenting dalam keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan. Jika anggota dalam perusahaan tersebut menjalin komunikasi dengan baik maka perusahaan tersebut mempunyai peluang besar untuk meraih keberhasilan. Terbentuknya komunikasi yang mengawali kerja sama tim dalam perusahaan, tidak semudah dilaksanakan.
Kesuksesan perusahaan yang didasari kemampuan para anggota untuk bekerja sama ditentukan oleh komunikasi yang baik. Oleh karena itu, setiap perusahaan mempunyai kewajiban untuk mengembangkan komunikasi dari berbagai pihak, baik  itu antara pemimpin, anggota, dan masyarakat di sekitar lingkungan kerja agar dapat membantu mewujudkan kerja sama tim yang baik.
·         Dari pemimpin ke anggota
Pemimpin tentunya mempunyai tanggung jawab penting dalam membangun komunikasi antar anggotanya. Komunikasi pemimpin akan menentukan terjalinnya suasana interaksi antara para anggota tim. Komunikasi yang baik tidak berlangsung dalam satu arah saja, namun perlu adanya timbal - balik dari bawah ke atas, seperti pemimpin mau mendengarkan, menerima saran, dan mengajak anggota-anggotanya terlibat dalam kegiatan perusahaan di luar dari tugas pokok. Keberhasilan suatu perusahaan tercermin dari suksesnya pemimpin dalam membangun kerja sama antara anggota-anggotanya
·         Dari anggota ke pemimpin
Sikap seorang pemimpin yang baik adalah yang mau menerima masukan dari anggotanya. Oleh karena itu anggota dalam menjalin komunikasi terhadap atasannya hendaknya bersifat jujur dan langsung, tidak hanya selalu setuju terhadap keputusan pemimpin. Untuk menjadi pemimpin bukanlah pekerjaan yang mudah, dibutuhkan kerja keras, pengorbanan, tanggung jawab dan sikap mengambil keputusan yang tepat saat terjadi masalah. Oleh karena itu anggota dalam menyampaikan gagasan mereka memberikan sikap hormat sebagai bentuk kesetiaan terhadap pemimpin dan perusahaan.
·         Antara anggota dan anggota lainnya.
Tim dibentuk agar memperoleh kemudahan dalam meraih keberhasilan perusahaan, maka dari itu setiap anggota tim harus menjalin komunikasi agar membangun kerja sama tim yang baik. Kesuksesan sebuah tim didukung oleh orang-orang yang ada dalamnya, jika salah satu anggota tidak ingin teman lainnya sukses sehingga menghambat terjalinnya komunikasi para anggota, maka tim tersebut akan jauh dari keberhasilan. Oleh karena itu setiap anggota harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab, dalam memberikan informasi khususnya agar terjalin kerja sama guna mencapai keberhasilan bersama.
·         Antara anggota dan masyarakat
Dalam menjalin kerja sama tim, komunikasi dalam tim tentu bukanlah satu-satunya hal terpenting. Informasi tidak hanya berjalan dalam lingkungan perkantoran saja, namun sebagai perusahaan yang membutuhkan kerja sama dari anggota masyarakat, perlu adanya interaksi sosial. Semua anggota perusahaan baik itu pemimpin atau bawahan wajib berinteraksi dengan orang luar, baik itu pelanggan, rekan bisnis, atau publik lainnya. Dalam menjalin komunikasi dengan orang-orang luar yang bukan merupakan anggota tim, kesatuan dan kerja sama merupakan hal yang menjadi penilaian penting. Jika setiap anggota bekerja sendiri-sendiri, maka komunikasi tidak akan terjalin dengan baik. Namun jika komunikasi dan kesatuan terbentuk dengan baik akan melahirkan kekuatan yang luar biasa dan menjadi penilaian positif dari masyarakat.
Kesuksesan dan kegagalan suatu perusahaan ditentukan oleh kerja sama tim dalam mengerjakan tugas-tugasnya, namun kerja sama tersebut tidak akan terbentuk jika tidak terjalin komunikasi yang baik dari setiap anggota tim. Jika dalam suatu tim setiap anggotanya tidak saling bertukar informasi positif maka tim tersebut akan mengalami hambatan sehingga dapat berakibat gagalnya dalam mencapai tujuan perusahaan. Oleh karena itu, dibutuhkan komunikasi yang baik untuk menciptakan perubahan yang positif dalam sebuah perusahaan. 


Analisis : Dari artikel di atas saya akan menganalisis bahwa pentingnya kerja sama atau team work antar tim. Kerja sama antar tim akan membantu meringankan tujuan bersama karena kesuksesan perusahaan tergantung bagaimana keberhasilan pemimpin dan membangun kerja sama antara anggota-anggotanya. tim dibentuk agar memperoleh kemudahan dan meraih suatu keberhasilan perusahaan. Oleh sebab itu maka setiap anggota tim harus menjalin komunikasi dengan baik. Kesuksesan tim berasal dari orang - orang yang berada di dalamnya dan jika dalam suatu tim setiap anggota tidak saling tukar pikiran dan informasi positif maka tim tersebut akan mengalami hambatan hambatan sehingga tim tersebut akan gagal dan tidak akan berhasil dalam mencapai tujuan perusahaan. Sehingga jika salah satu anggota tim tidak ingin teman lainnya sukses itu akan menghambat juga terjalinnya komunikasi antar anggota tim. Untuk mengurangi penghambat terjalinnya komunikasi antar tim, maka setiap anggota tim harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam memberikan informasi yang tepat, dan benar khususnya agar terjalin kerja sama guna mencapai tujuan dan keberhasilan bersama.